Pemerintahan

Dinkes Kabupaten Bekasi Cegah Peningkatan Angka Stunting

CIKARANG, ilookbekasi.id

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat prevalensi angka stuning mengalami peningkatan. Padahal, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, kasus anak gagal tumbuh ini ditargetkan menurun.

Dengan kondisi tersebut, Bupati Eka Supria Atmaja menginstruksikan seluruh perangkat daerah termasuk desa agar menjadikan program pencegahan stunting ini sebagai bagian dari rencana kerja. “Saya meminta, kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan agar secepatnya direalisasikan sesuai dengan jadwal dan tepat sasaran,” ucap Eka.

Eka mengatakan, Kabupaten Bekasi telah mendeklarasikan diri melaksanakan program percepatan pencegahan stunting. Deklarasi ini bahkan melibatkan banyak unsur mulai dari pemerintah daerah hingga pihak swasta.

“Jadi, saya harap ada keseriusan dari seluruh perangkat daerah yang ada agar bisa mencapai target percepatan penanganan stunting sesuai dengan target. Mari bersama-sama kampanyekan stop stunting itu penting, di wilayah Kabupaten Bekasi,” ujar Eka.

Kepala Dinas Kesehatan, Sri Enni mengatakan, angka stunting ini di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Dengan kondisi tersebut, seluruh perangkat daerah diminta turut berperan aktif menekan jumlah tersebut.

“Menurut data yang didapat dari Kementerian Kesehatan, perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun terakhir meningkat. Di mana di tahun 2016 itu sebesar 20,3 persen kemudian di tahun 2017 sebesar 23,7 persen dan terakhir tahun 2018 mencapai angka 26,4 persen,” ucapnya.

Seperti diketahui, pravalensi itu merupakan perbandingan antara kasus stunting dengan jumlah balita di suatu wilayah.

Sedangkan, berdasarkan RPJMD Kabupaten Bekasi tahun 2017-2022, kasus stunting ditargetkan dapat turun hingga enam persen di 2022. “Namun dari deklarasi yang dilakukan, ada target percepatan pencegahan stunting. Jadi di 2021 ini sudah harus tercapai. Tentu ini harus menjadi kerja keras bersama,” kata dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *