Pemerintahan

70 Persen Anggaran Pembangunan Dipangkas, Dinas PUPR Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi terpaksa memangkas sedikitnya 70 persen anggaran pembangunan tahun ini. Meski demikian, pembangunan tetap berjalan.

Pemangkasan itu terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Dari total anggaran sekitar Rp 780 miliar, sebanyak Rp 540 miliar di antaranya dialihkan untuk penanganan covid-19.

“Pemangkasan ini merupakan hasil refocusing yang sesuai dengan instruksi Kementerian Keuangan untuk penanganan covid-19. Di mana daerah harus memangkas 35 persen dari total anggaran,” kata Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, Rabu (17/6/2020).

Meski mayoritas anggaran dipangkas, kata Iman, kondisi ini relatif lebih baik dibandingkan daerah lainnya. Soalnya, masih terdapat sejumlah proyek infrastruktur prioritas yang dikerjakan. “Misalkan di beberapa daerah tetangga itu hampir seluruhnya kegiatan dihentikan. Semisal DKI Jakarta pun yang proyek besar tidak berjalan. Tapi di Kabupaten Bekasi masih ada yang bisa dikerjakan,” ucap Iman yang juga alumnus Fakultas Teknik Universitas Dipenogoro ini,

Diungkapkan dia, terdapat sejumlah proyek yang dikerjakan, di antaranya pembangunan dua jembatan besar di Jalan Inspeksi Kalimalang.

Keduanya yaitu jembatan Cibitung-Tegalgede konstruksi box steel girder dengan bentang mencapai 70 meter senilai Rp 36 miliar dan jembatan Sukadanau Cikarang Barat konstruksi girder beton sepanjang 40 meter dengan anggaran Rp 17 miliar.

“Awalnya sebenarnya ada tiga jembatan yang hendak dibangun, tapi dari hasil refocusing akhirnya dua bisa dikerjakan,” ucap Iman. Kedua jembatan ini rencananya bakal dibangun dalam waktu dekat. “Senin pekan depan lelangnya sudah keluar dan sudah dapat berjalan tahapannya,” ucap dia.

Selain jembatan, kata dia, proyek penanganan banjir pun tetap direalisasikan. Sesuai dengan komitmen bersama sejumlah pemerintah daerah dan lima kementerian, penanganan banjir Jabodetabekpunjur akan dilaksanakan tahun ini.

“Seperti normalisasi sungai itu tetap dikerjakan tahun ini. Segala upaya pencegahan banjir tetap dilaksanakan. Kemudian anggaran tanggap darurat seperti jalan yang longsor di CBL tetap dikerjakan,” ujar dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *