Pemerintahan

Pemkab Bekasi Siapkan Rp 198 Miliar untuk Bangun 368 Ruang Kelas

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan sedikitnya Rp 198 miliar untuk pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan. Total 368 ruang kelas akan dibangun dengan anggaran tersebut.

Jumlah tersebut terbagi dalam pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru hingga rehab ruang kelas rusak, baik rehab berat maupun ringan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Iman Nugraha menuturkan, tahun ini terdapat tujuh unit sekolah baru yang akan dibangun dengan total 49 ruang kelas. Masing-masing sekolah terdiri dari tujuh ruang kelas.

“Lalu ada juga pembangunan ruang kelas baru di 15 sekolah dengan total 46 ruang kelas. Jadi kalau yang kelas baru itu sekolahnya memang sudah lama berdiri tapi jumlah ruang kelasnya ditambah,” ucap dia, Senin (23/3/2020).

Tidak hanya untuk pembangunan sekolah baru, anggaran itu pun digunakan untuk perbaikan sekolah rusak. Iman mengatakan, terdapat 47 sekolah yang akan direhab dengan total 192 ruang kelas yang diperbaiki. Selain itu, terdapat pula rehab ringan untuk 38 ruang kelas yang berada di delapan sekolah.

“Serta ada juga pembangunan sarana penunjang sebanyak 43 unit di 38 sekolah. Ini untuk perbaikan mutu di sekolah,” ucap dia.

Pembangunan infrastruktur di sektor pendidikan, lanjut Iman, menjadi yang diprioritaskan. Pembangunan dibagi dua, yakni sekolah baru dan perbaikan.

“Tahun ini ada perencanaan perbaikan dan juga pembangunan baru. Namun pada tahun depan sudah menjadi kebijakan untuk memaksimalkan fasilitas sekolah bisa lebih baik sehingga fokusnya pada perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, mulai tahun depan Pemkab Bekasi berencana menghentikan program pembangunan unit sekolah baru mulai tahun depan. Selanjutnya, anggaran akan difokuskan untuk memerbaiki seluruh sekolah yang rusak.

Diharapkan, setelah 2021, seluruh sekolah telah nyaman dan aman digunakan.

“Upaya ini untuk menindaklanjuti kerusakan ruang kelas ini. Rencananya pemerintah daerah akan memfokuskan untuk perbaikan total,  jadi menunda terlebih dahulu pembangunan USB atau unit sekolah baru mulai 2021 mendatang,” kata Kepala Bidang Bina Program Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi, Agus Budiono. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *