Pemerintahan

SDN 04 Samudrajaya Diperbaiki, Para Siswa Diungsikan Sementara

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi memercepat rencana pembangunan Sekolah Dasar Negeri 04 Samudrajaya. Sebelumnya sekolah tersebut viral karena kondisinya yang memprihatinkan.

Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro mengatakan, perbaikan sementara akan dilakukan di empat ruang kelas. “Untuk sementara empat ruang kelas dulu. Menggunakan anggaran pemeliharaan. Ini dilakukan sementara agar siswa tetap belajar,”ucapnya.

Menurut Benny, perbaikan menggunakan anggaran tanggap darurat senilai Rp 200 juta. Selanjutnya, sekolah akan diusulkan untuk direhab total pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2021. “Untuk perbaikan total akan dilakukan tahun depan. Tapi yang sekarang tetap dilakukan perbaikan menggunakan anggaran tanggap darurat,” ujar dia.

SDN 04 Samudrajaya semula akan dijadikan tempat musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan sebagaimana kegiatan serupa yang telah digelar Pemkab Bekasi dalam dua pekan terakhir. Hanya saja rencananya tersebut urung digelar lantara kondisi sekolah tidak memungkinkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, plafon di ruang kelas VI ambruk. Menurut pihak sekolah, plafon ambruk pada Minggu (2/2/2020) pagi. Akibat ambruknya plafon kelas, para siswa kelas VI terpaksa belajar di lorong sekolah, lesehan.

Tidak hanya kelas VI, siswa kelas V dan IV pun turut belajar di lorong sekolah. Hal itu dilakukan pihak sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan plafon di dua kelas lainnya turut ambruk saat siswa tengah belajar. Soalnya ruang kelas V dan IV berdiri berdampingan dalam satu gedung.

“Karena kan lokasinya berdampingan jadi lebih baik di luar dulu. Syukur tadi Pak Bupati katanya akan segera dibangun. Jadi semoga dapat segera terealiasai jadi belajarnya nyaman,” ucap Kepala SDN 04 Samudrajaya, Adi Siswanto.

Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Heri Herlangga mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Hasilnya, para siswa yang terpaksa belajar di lorong akan dipindahkan sementara ke sekolah lain.

“Ada dua skema, apakah akan dibagi dua sif di ruangan yang ada atau dipindahkan sementara ke sekolah lain yang masih di Samudrajaya. Namun kami lebih menyarankan pindahkan sementara, baik ke sekolah negeri atau swasta. Selain agar siswa tetap belajar, dipindahkan juga agar perbaikan sekolah maksimal,” ucap dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *