Peristiwa

Pabrik Elpiji Meledak, Tujuh Korban Alami Luka Serius

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pabrik gas elpiji, PT Semar Gemilang, yang berlokasi di  Jalan Raya Sukaringin RT 03/02 Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, terbakar hebat pada Selasa (28/1/2020) dini hari. Kebakaran yang disertai beberapa ledakan ini membuat tujuh orang menjadi korban.

Sebanyak tujuh orang yang terdiri dari karyawan, petugas dan supir armada bongkar muat Bahan Bakar Gas (BBG) itu mengalami luka bakar serius. Selain itu, belasan warga sekitar pun turut mengalami luka ringan akibat kebakaran tersebut.

Roni (31), warga sekitar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 1 dini hari. Di saat situasi yang sunyi, Roni mengaku kaget mendengar ledakan yang diduga berasal dari dalam pabrik.

“Awalnya ledakan kecil, enggak besar, cuma kedengeran. Terus pas lihat pabrik, sudah banyak asap. Merah gitu ada apinya. Nah enggak lama ledakan besar itu, beberapa kali. Warga sempat panik karena taku kena,” ucap dia.

Pabrik berada di dekat pemukiman warga. Saat ledakan terjadi, kata Roni, warga berhamburan keluar rumah, menjauhi pabrik. “Enggak lama ada karyawan yang kena luka bakar, terus ditolongin sama warga. Tapi ternyata ada beberapa lagi yang kena,” ucap dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan karena kebocoran gas. Kebocoran itu terjadi saat pengisian dari mobil tangki BBG ke tabung gas berukuran 50 kilogram.

Gas tersebut bocor lantaran mobil pengisi bergeser hingga selang pun terlepas. Gas yang keluar seketika meledak lantaran tersulut percikan api. Gas yang berubah menjadi api seketika meyebar cepat ke seluruh area pabrik.

Para karyawan yang tengah verkumpul di pintu gerbang pabrik pun turut menjadi korban. Mereka yakni Karman dan Robby (sekuriti), Djunaedi, Rasmin dan Tommy (sopir armada); Amak dan Wahyu (karyawan).

“Itu masih ada juga warga yang kena, Kadus 1 Sukaringi Pak Midih sama Bu Madinah. Mereka juga dibawa ke rumah sakit. Ada juga sopir lain yang kena Pak Gery sama keneknya Baidi,” ucap Sekretaris Desa Sukaringin, Markim Sariputra.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Selain bangunan pabrik, kebakaran juga menghanguskan 10 unit mobil tangki dan 5 unit truk.

Kepala Kepolisian Sektor Tambelang, Ajun Komisaris Shodirin mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengamanan setelah menerima laporan dari warga.

“Terkait adanya kebakaran yang terjadi kami pihak Polsek Tambelang semalam telah menerima laporan dari masyarakat, kemudian mendatangi lokasi, kami segera menghubungi pihak pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi dan Unit Identifikasi Polres Metro Bekasi. Sampai di lokasi kami bersama anggota mengamankan lokasi dan menolong korban,” ucap dia.

Mereka yang menjadi korban, kata Shodirin, dibawa ke berbagai rumah sakit besar lantaran luka bakar yang diderita cukup serius. “(Sebanyak) empat orang di Rumah Sakit Pusat Pertamian, satu orang di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan dua orang di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi di Cibitung,” ucap dia.

Sedangkan terkait penyebab kebakaran, Shodirin mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya pun telah meinta bantuan tim inafis untuk membantu mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Kami sedang melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan saksi saksi,” ucap dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *