Peristiwa

Empat Begal Ditangkap, Satu Pelaku Masih Berusia 12 Tahun

CIKARANG, ilookbekasi.id

Kepolisian Resor Metro Bekasi menangkap empat dari delapan begal yang beraksi di jalur sepi di Jalan Cikarang-Bekasi-Laut, Kecamatan Tambun Selatan. Para pelaku diketahui masih di bawah umur tapi telah beraksi berulang kali.

“Dari pemeriksaan kami, ini bukan kali pertama mereka melakukan. Rata-rata sudah lebih dari satu kali. Padahal usianya masih di bawah umur. Paling tua baru 20 tahun,” kata Kepala Polres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan, Senin (27/1/2020).

Keempat pelaku yang ditangkap yakni Rifaldi (20) dan Satria (17), warga Kampung Jati Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kemudian dua pelaku lainnya yakni VR (15) dan FN (12).

“Kami tangkap mereka beberapa saat setelah menjalankan aksi. Tapi masih ada empat lagi yang buron. Kami minta mereka segera menyerahkan diri meski petugas saat ini sudah mengantongi identitas mereka dan tengah melakukan pengejaran,” ucap Hendra.

Diungkapkan Hendra, keempat pelaku ditangkap usai melakukan pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya CBL,tepatnya di Kampung Buwek RT 02/03 Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan pada Kamis (23/1/2020) sekitar pukul 2.40, dini hari.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kelompok begal ini menyerang korban Irham (26) yang tengah berkendara seorang diri menuju kediamannya. Saat di lokasi kejadian, mereka dihentikan para pelaku yang berjumlah delapan orang.

“Awalnya Irham ini berhasil melarikan diri sekitar 100 meter tapi kemudian terus dikejar hingga berhasil dihentikan. Pada saat berhenti, tiba-tiba pelaku atas nama SR membacok menggunakan celurit sebanyak tiga kali, kemudian ditambah satu kali sabetan oleh AM yang kini buron,” kata Hendra.

Akibat bacokan itu, korban langsung tersungkur. Kemudian para pelaku mengambil sejumlah barang berharga seperti tiga uni telepon genggam. Para pelaku pun membawa kabur sepedar motor korban yakni Honda Beat warna putih dengan nomor polisi B-3306-FVG.

Dari aksi tersebut, lanjut Hendra, polisi melakukan penyelidikan. Melalui keterangan korban dan ciri-ciri yang disebutkan para saksi, polisi berhasil meringkus para pelaku. VR menjadi pelaku pertama yang ditangkap, beberapa jam setelah kejadian.

“Jadi Kamis siangnya pelaku VR kami amankan. Tapi dari keterangan dia, bukan dia yang membacok tapi SR. Kemudian Sabtu (25/1/2020) SR kami amankan juga dengan RF dan FN yang ternyata masih di bawah umur,” ujar dia. Dari penangkapan itu, polisi menemukan pula celurit yang digunakan Satria saat membacok korban.

Hendra mengaku prihatin lantaran para pelaku masih berusia belia. Lebih dari itu, mereka pun bukan sekali melakukan tindak kriminal. “Mereka sudah sering melakukan pencurian dengan kekerasan. Saat ini kami dalami kasus yang menonjol dari mereka yang diketahui berkelompok. Rata-rata lebih dari satu kali beraksi,” ucap dia.

Atas aksi ini, para pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. “Ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” ucap dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *