Olahraga

Satgas Mafia Bola Tangkap Tiga Manajemen Persikasi, Diduga Match Fixing

CIKARANG, ilookbekasi.id

Satuan Tugas Anti Mafia Bola dilaporkan menangkap enam pihak yang diduga terlibat dalam pengaturan skor Liga 3 antara Perses Sumedang dan Persikasi Kabupaten Bekasi. Pertandingan itu digelar pada babak semi final Liga 3 regional Jawa Barat di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Rabu (6/11/2019).

Keenam pihak tersebut di antaranya DSP yang bertindak sebagai wasit utama, DS (Komisi Penugasan Wasit Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Barat), SHB (manajer tim Persikasi) serta HR dan BTR (manajemen tim). Satgas pun menangkap MR yang diduga sebagai perantara.

Penangkapan didasari laporan polisi nomor: LP/05/XI/2019/Satgas tanggal 23 Oktober 2019.

“Benar, saat ini yang bersangkutan masih dalam tahapan pemeriksaan untuk tahapan lebih lanjut,” kata Kepala Satgas Anti Mafia Bola, Brigadir Jenderal Hendro Pandowo.

Mereka diduga melanggar pasal 2 dan 3 Undang-undang 11 tahun 1980 tentang Tindak Pidana Humas.

Dari laporan tersebut, keenam orang yang ditangkap itu diduga melakukan tindak pidana penyuapan. Diduga, penyuapan dilakukan oleh pengurus Persikasi dengan memberikan sejumlah uang ke perangkat wasit pertandingan. Tujuannya tidak lain untuk memenangkan Persikasi.

Pada pertandingan ini pun, Persikasi berhasil menaklukan Perses dengan skor akhir 3-2. Gol kemenangan Persikasi dicetak di injury time.

Humas Persikasi, Heru Budian Timor membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ketiga nama yang ditangkap itu sudah bukan lagi pengurus Persikasi. Terhitung sejak 2 September 2019, Persikasi melakukan perombakan terhadap beberapa posisi.

“Kami tidak menyangkal jika itu pengurus Persikasi tapi perlu dicatat itu merupakan pengurus pada kepengurusan yang lama. Yang sekarang, mereka di luar struktur utama. Jadi kami nyatakan itu sebagai oknum,” ucap dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *