Pemerintahan

Percepat Pembangunan, 22 Pejabat Duduki Posisi Baru

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan perombakan besar pada struktur eselon II. Sedikitnya 22 kepala dinas/setingkat diganti guna menempati posisi baru.

Meski begitu perombakan ini masih menyisakan kekosongan di tiga posisi pimpinan pada tiga organisasi perangkat daerah, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Bupati Eka Supria Atmaja mengatakan, rotasi dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi yang sebelumnya tidak berpenghuni. Di antaranya akibat banyak pejabat yang pensiun serta ada pula yang terbelit kasus hukum.

“Karena ini memang jadi kebutuhan saat ini. Masyarakat juga banyak yang mendorong pengisian kebutuhan pejabat untuk mempercepat pembangunan,” kata dia usai melantik para pejabat di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (19/6/2019).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi nomor 821.2/Kep.1171-BKPPD/2019.

Penentuan pejabat, kata dia, dilakukan dengan memertimbangkan sejumlah unsur, mulai dari kemampuan sumber daya manusia dan penyegaran. “Bukan hal baru juga dilakukan rotasi jadi memang ini bagian dari penyegaran juga sekaligus untuk memastikan Pemkab Bekasi itu bekerja,” ucap dia.

Eka menambahkan, rotasi masih akan dilakukan untuk jabatan lainnya terutama pada tiga posisi kepala OPD yang masih kosong. Penempatan pejabat itu akan dilakukan melalui lelang jabatan. “Saya sudah perintahkan segera dilakukan lelang jabatan. Saya harap pekan depan sudah dimulai lelangnya,” ucap dia.

Sebelumnya, rotasi tidak dapat dilakukan meski banyak posisi yang tidak berpenghuni. Alasannya, Kabupaten Bekasi tidak memiliki kepala daerah definitif setelah Neneng Hasanah Yasin mengundurkan diri. Kini, langkah tersebut dapat dilakukan setelah Eka Supria Atmaja dilantik menjadi bupati.

Pada pelantikan kali ini, para pejabat pun diminta menandatangani pakta integritas yang berisikan komitmen untuk bekerja melayani dan sesuai aturan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus hukum yang akhirnya memengaruhi roda pemerintahan. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *