PemerintahanRagam

Pemkab Bekasi Wacanakan Pembangunan Tiga Ikon Kota Sekaligus

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah membahas pembangunan tiga ikon kabupaten sekaligus. Pembangunan itu bahkan dimasukkan dalam revisi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2017-2022.

Ketiga ikon yang tengah dibahas yakni revitalisasi Gedung Juang yang rencananya akan dipercepat, perencanaan pembangunan objek wisata air mancur dan rencana membangun alun-alun. Untuk diketahui, meski memiliki sejumlan taman, Kabupaten Bekasi hingga kini tidak memiliki alun-alun.

Pelaksana Tugas Bupati Eka Supria Atmaja mengatakan, ketiga rencana tersebut kini tengah dibahas secara rinci hingga dapat dijadikan sebagai program priroritas. Ditargetkan, pembangunan ketiganya dapat dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bekasi 2020.

Eka mengaku telah memanggil sejumlah dinas terkait untuk membahas hal tersebut, mulai dari  teknis pembangunan hingga anggaran yang dibutuhkan. “Saya ingin pembangunan ini bisa segera berjalan serta anggaran perubahan bisa dimulai, dan persiapan-persiapan pengubahan ini harus matang,” ucap Eka, Kamis (16/5/2019).

Khususnya untuk penataan Gedung Juang, Eka menyampaikan keinginannya agar penataan gedung tersebut kembali bertemakan Tarumanegara. Diharap unsur-unsur budaya Kerajaan Tarumanegara dapat digambarkan pada salah satu gedung yang paling bersejarah di Kabupaten Bekasi.

“Hal ini kan didasari oleh sejarah Bekasi yang merupakan salah satu pusat Kerajaan Tarumanegara pada masa lampau. Jadi saya ingin dimunculkan kembali,” kata dia.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, kata Eka, Gedung Juang tidak hanya direvitalisasi namun juga dihidupkan kembali melalui berbagai aktivitas. Maka dari itu, Gedung Juang nantinya akan dijadikan sebagai pusat kebudayaan Kabupaten Bekasi.

“Dengan menjadikan Gedung Juang sebagai Pusat Kebudayaan Bekasi, diharapkan nilai-nilai sejarah dan budaya Bekasi tidak akan luntur termakan zaman. Juga, dapat menjadi kunjungan wisata baik dari dalam, maupun luar daerah,” kata dia.

Sedangkan rencana pembangunan ikon lainnya yakni wisata air mancur yang diproyeksikan bakal dibangun di sekitar Kalimalang. Rencananaya air mancur akan dibangun setinggi 50 meter serta menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara.

“Ini harus menjadi kebanggaan warga Kabupaten Bekasi. Tidak hanya karena industrinya orang banyak datang tapi juga karena kotanya, karena tata letak kotanya dan keindahannya. Menurut saya ini sangat penting,” kata dia.

Kemudian alun-alun rencananya akan dibangun di Deltamas, Cikarang Pusat dengan luas tanah 10 hektar. Namun, rencana ini masih terkendala oleh lahan yang dipakai untuk pembangunan proyek strategis nasional. “Untuk alun-alun, kami harus mencari alternatif lain atau celah baiknya dibangun di mana dan seperti apa,” ujar dia. (try)***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *