BisnisPemerintahan

Tujuh Produk Unggulan Bekasi Mejeng di Festival Turis Bali

CIKARANG, ilookbekasi.id

Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal memamerkan tujuh produk unggulan pada Bali Investment, Trade, and Tourism (ITT) Expo 2019, akhir pekan ini. Diyakini, melalui pameran bergengsi ini, produk asli Kabupaten Bekasi lebih dikenal dan dapat membuka pasar.

“Ada tujuh usaha mikro kecil dan menengah yang disiapkan untuk ke Bali. Kami siapkan, kami kasih arahan mereka sebelum berangkat nanti, bagaiman strategi untuk menarik minat serta membuka pasar di sana,” kata Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno, Senin (25/3/2019).

Ketujuh produk unggulan itu yakni boneka, tas rajut, aksesori berbahan tempurung kelapa, kerajinan kulit alami, serta karpet hasil kerajinan tangan. “Jadi UMKM yang dibawa ke Bali itu memproduksi bahan baku hingga bahan jadi. Dari prediksi kami, pasarnya ada di Bali dan ada peluang kita merebut itu,” katanya.

Kepala Bidang Promosi UMKM Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Yuli Suliah menambahkan, keikutsertaan UMKM Kabupaten Bekasi di ajang pameran Bali ITT Expo 2019 secara tidak langsung dapat mengangkat nama UMKM tersebut.

“Tentu kami sangat menginginkan produk UMKM kita nantinya bisa dikenal oleh pengunjung mancanegara. Apalagi Pulau Bali itu surganya para turis. Makanya saya meminta mereka untuk mengedepankan kualitas produk agar dapat bersaing tentunya,” katanya.

Dengan mengikuti ajang itu, diharapkan produk Kabupaten Bekasi banyak diminati pengunjung sehingga banyak terjual. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menjual ke luar daerah dari permintaan konsumen selama mereka mengikuti pameran.

“Kami ingin konsumen dari luar Bekasi tahu bahwa di Kabupaten Bekasi ada produksinya. Sehingga selain pelaku UMKM-nya dikenal pelanggan, nama Kabupaten Bekasi juga turut harum. Selama ini sudah banyak kok produk UMKM kita yang sudah dikenal pelanggannya. Artinya, produk UMKM Kabupaten Bekasi tidak kalah dengan produk daerah lain,” lanjutnya.

Yuli melanjutkan, dari total 1.459 pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi, 180 di antaranya masih eksis dan terus berproduksi sehingga masuk dalam database bidang promosi.

“Kami sih ingin ada semacam UMKM Center sebagai tempat memamerkan segala produk UMKM Kabupaten Bekasi. Harapan yang sama juga disampaikan mayoritas pelaku UMKM di sini. Semoga dapat terwujud suatu hari nanti,” ucapnya. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *