Pemerintahan

Di Depan Ribuan Guru SMP dan SD, Wali Kota Tegaskan Pentingnya Toleransi Keberagaman

BEKASI, ilookbekasi.id

Wali Kota Bekasi, Dr Rahmat Effendi menegaskan pentinganya keberagaman Kota Bekasi yang harmoni. Hal itu disampaikan pada para ASN dan guru tingkat SD dan SMP pada Sosialisasi Toleransi Keberagaman Kota Bekasi yang Harmoni bersama Forum Pimpinan Daerah (FORPINDA).

Hari ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Sekolah Marsudirini, Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi. Sebelumnya, kegiatan serupa sudah terlaksana di beberapa sekolah tingkat SMA/SMK yang ada di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Rahmat menginginkan para guru secara bersama menjaga rasa saling menghormati, saling menghargai keberagaman yang ada di bumi NKRI tercinta.

“Saat ini Kota Bekasi sudah menjadi kota yang sangat heterogen, kota yang sangat beragam, kita juga sudah meraih kota toleran.  Ayo kita jaga bersama agar kota kita aman, mari bersama kita rajut dan pertahankan,” kata Rahmat.

Lanjutnya, Kota Bekasi merupakan kota yang cerdas, kota yang tinggi akan toleransi keberagaman. Maka dari itu, Rahmat berpesan agar secara bersama menjaga keberagaman dan kedamaian antar masyarakat.

“Kota Bekasi kota yang cerdas, kota yang tinggi akan toleransi keberagaman. Maka dari itu demi menjaga keberagaman maka kedamaian antara masyarakat harus dijaga. Agama dan suku bukan halangan dalam persatuan, karena indonesia itu satu,” kata dia.

“Berkat kerja keras dari pimpinan daerah, Dandim, Kapolres, Aekda dan seluruh jajaran masyarakat maka Kota Bekasi dapat berkembang dan menjadi contoh sebagai kota yang layak untuk dijadikan refrensi pendidikan,” ucap Walikota.

Selain Walikota acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Abdilah, Ketua FKUB Kota Bekasi, H Abdul Manan, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Kasdim 0507/BKS, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr Inayatullah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) SMAN dan SMKN Kota Bekasi.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indrijantoro mengatakan, semua pihak harus bersatu padu untuk merajut kebhinekaan, merawat rasa toleransi keberagaman yang selama ini telah terbangun dengan baik dan berperang melawan hoax.

Seperti diketahui hoax atau berita bohong dapat membuat kegaduhan dan menimbulkan kebencian terhadap seseorang.

“Saya sangat apresiasi dengan adanya sosialisasi ini toleransi keberagaman ini, kita aplikasikan realisasinya kedepan, kita sudah memiliki nilai ditingkat nasional sebagai kota toleran, lalu juga mendapat predikat harmoni award. Mari kita pertahankan dan mari dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian disebar,” ucapnya.

“Apabila menemukan penyebaran hoax segera laporkan ke bagian kami,” ucap Indarto, menutup. (adv/mys)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *