Pemerintahan

Tingkatkan Kualitas ASN, Pemkab Bekasi Gelar Uji Kompetensi

CIKARANG, ilookbekasi.id

Guna meningkatkan kompetensi para Aparatur Sipil Negara (ASN)  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggelar Kegiatan Uji Kompetensi Jabatan Administrasi terhadap pejabat eselon III dan pejabat eselon IV di Gedung Swatantra Wibawamukti.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi. Sedikitnya 920 ASN dari perwakilan perangkat daerah mengikuti uji kompetensi ini.

Sekretaris Daerah, Uju mengatakan, salah satu langkah utama dalam mewujudkan sistem merit Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah dengan memiliki peta kompetensi oleh seluruh pegawai.

Uji Kompetensi Jabatan Administrasi ini diharapkan dapat memotret sekaligus menyusun profil kompetensi pegawai yang duduk dalam jabatan administrasi.

“Tentunya saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara bertahap  kepada seluruh pegawai yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan sehingga seluruh pegawai dapat dipotret dan disusun profil kompetensinya secara menyeluruh,” ujarnya melalui laman Humas Pemkab Bekasi, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut Uju menjelaskan, kegiatan ini perlu kita laksanakan agar menjadi pemahaman kita bersama bahwa dari hasil ini kita akan masukan data pegawai di aplikasi bisma untuk dijadikan profil masing-masing PNS.

“Kami ingin ASN kabupaten bekasi ini benar-benar punya kualitas punya kompetensi,” ucapnya.

“Saya sangat mengapresiasi sebagai upaya dalam penataan manajemen Pegawai Negeri Sipil yang transparan, dan akuntabel dalam mewujudkan Bekasi Baru Bekasi Bersih,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Oded Supriyatna Yahya menyampaikan kegiatan Uji Kompetensi ini sebagai bahan kebijakan tersedianya data profil kompetensi pegawai.

Kompetensi yang dilakukan terhadap para ASN ini dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 27 Februari – 01 Maret. Jumlah peserta 320 orang untuk tahap pertama kemudian untuk tahap kedua berjumlah 300 dan untuk tahap ketiga berjumlah 300 peserta.

“Saya berharap seluruh pegawai dapat senantiasa meningkatkan kompetensi diri sehingga menjadi aparatur yang kompetitif dan berkinerja tinggi, serta memiliki zona integritas di lingkungan kerja masing-masing pegawai,” ujarnya. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *