Pemerintahan

Pemkot Gelar Pembinaan TKK dan GTK Jilid II

BEKASI, ilookbekasi.id

Pemerintah Kota Bekasi menggelar pembinaan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dan Guru Tenaga Kontrak (GTK) jilid II, Rabu (23/1/2019) malam. Kali ini, pembinaan meliputi wilayah Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Jatisampurna dan Kecamatan Pondok Melati selaku tuan rumah.

Pembinaan dipimpin langsung oleh Walikota Rahmat Effendi serta dihadiri Wakil Walikota Tri Adhianto, serta Sekretaris Daerah Kota Bekasi yang baru menjabat, Reny Hendrawati.

Agenda ini diselenggarakan oleh BKPPD Kota Bekasi yang berlokasi di SMA Pangudi Luhur 2 Servasius, Jalan Raya Kampung sawah, kampung pabuaran, Kel. Jatimurni pondok Melati.

Pengarahan dari Wakil Walikota Bekasi menjadi arahan pertama kepada TKK dan GTK yang tergabung pada kegiatan malam ini. Tri mengatakan, pegawai daerah harus melayani masyarakat Kota Bekasi.

“Kita adalah aparatur, kita adalah pegawai Pemerintah Kota Bekasi, jangan sampai ada suatu hal yang masih bersangkutan dengan internal jangan sampai keluar. Apalagi keluhkan persoalan di medsos sampai mengundang isu-isu. Ayo kita gunakan media sosial sebagai sarana yang baik,” tutur Tri Adhianto.

Wakil Wali Kota juga menginformasikan tentang P3K yang akan dibuka pada waktu dekat ini.

“Mulai sekarang dari Pemerintah Pusat, Presiden pak Jokowi sudah mengeluarkan Perpres terkait adanya PPPK. Tak hanya itu, Pemkot Bekasi juga sudah memberikan sebuah perlindungan kesehatan berupa Kartu Sehat dan juga sudah diasuransikan ke BPJS Ketenagakerjaan. Di malam ini ayo kita sama-sama memotivasi bahwa TKK dan GTK di Kota Bekasi lebih hebat,” ucapnya.

“Kita ubah kinerja kita untuk lebih komitmen dan konsisten, bagaimana loyalitas, bagaimana integritas, yang di mana pembina kepegawaian adalah Walikota Bekasi,” kata dia.

Pengarahan selanjutnya terlontar dari Wali Kota Bekasi. Rahmat Effendi mengatakan loyalitas itu penting tapi yang cerdas. “Dari Pemerintah Kota Bekasi sudah memberikan kesejahteraan kalian, dan selalu mengevaluasi agar kedepannya lebih baik lagi,” ucap dia.

Wali Kota mengimbau agar bersatu, kompak, dan memiliki jiwa solid. “Sebagai pegawai tidak boleh mempunyai pikiran yang kotor, harus taat kepada aturan, karena aturan itu untuk mengikat untuk naungan di bawah pemerintah kota Bekasi,” ujar Rahmat Effendi.

Dijelaskan juga mengenai diangkatnya TKK dan GTK untuk memenuhi standart yang dianggap dibutuhkan.

“SK TKK dan GTK sudah saya tandatangani untuk perpanjangan sampai tanggal 31 Desember 2019, dan yang terakhir dikumpulkan saya kan pernah berjanji tidak ada pengurangan pegawai, ini untuk menjawab keresahan para pegawai TKK maupun GTK kemarin ini,” ucap Wali Kota Bekasi.

“Bagi aparatur di wilayah, hindari pencaloan dari Kartu Sehat, EKTP, KIA dan lainnya. Layani warga dengan hati, dan harus kerja taktis, cepat dan tanggap terutama terselesaikan, karena warga adalah yang membayar pajak di Kota Bekasi, dari hasil pajak, kita bisa dibayar oleh mereka, dan bisa mengatur keuangan daerah untuk tercapainya visi Kota Bekasi,” kata dia. (adv)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *