Pemerintahan

Hadiri Puncak Perayaan Natal, Walikota: Tenggang Rasa di Bekasi Tinggi

BEKASI, ilookbekasi.id

Puncak perayaan Natal 2018 untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi diselenggarakan di Mega Bekasi, Jumat (18/1/2019). Walikota Rahmat Effendi dan Wakilnya, Tri Adhianto, turut hadir pada perayaan yang digelar oleh Persekutuan Pelangi Kasih Pegawai Pemerintah Kota Bekasi (PPKPPKB).

PPKPPKB merupakan persekutuan yang dibentuk bagi ASN dan Non ASN beragama Kristen. Seluruh aparatur yang beragama Kristen menjadi satu di perseketuan tersebut. Pegawai yang tergabung di PPKPPKB saat ini mencapai 600 orang ASN dan 200 orang Non ASN.

Perayaan puncak Natal ini digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus baru PPKPPKB yang diketuai Herbert. Pelantikan kepengurusan periode 2019-2022 ini dipimpin langsung oleh Walikota Rahmat.

Dalam sambutannya, Rahmat menyatakan bahwa Kota Bekasi merupakan kota yang damai, memiliki tenggang rasa tinggi.

“Seperti contoh di Kecamatan Pondok Melati yakni Kampung Sawah. Yang disebelahnya ada gereja untuk ibadat umat Kristiani, sampingnya persis ada masjid dan rumah ibadah lainnya. Ini menunjukkan bahwa Kota Bekasi multi etnik, memiliki keragaman suku, budaya, ras dan perbedaan agama,” kata dia.

“Saya sangat bangga dengan salah satu pegawai ASN dari PPKPPKB yakni Saut Hutajulu. Pada pekan lalu diadakan Subuh Keliling di Kecamatan Pondok Gede, ia sigap untuk jaga para saudaranya untuk menunaikan kegiatan subuh keliling. Rela bermalam, padahal ia seorang Kristiani. Dia bisa saja tidur di tengah pagi buta, akan tetapi tanggung jawab dia untuk menjaga,” ujar Rahmat.

Rahmat berpesan pada kepada ASN dan Non ASN yang tergabung di PPKPPKB agar senantiasa menjaga kedamaian Kota Bekasi. Karena, Kota Bekasi telah memiliki penghargaan yakni Kota Layak HAM, sebuah bukti kota yang memiliki tolernasi tinggi kepada warganya dari segi perbedaan.

Rahmat pun berharap sebuah kerukunan umat beragama ini harus diteruskan ke anak cucu. Sehingga tidak lagi ada yang mempertentangkan suku, budaya, ras, dan agama.

“Kita terapkan untuk Kota Bekasi ini sebuah tenggang rasa yang tinggi. Mari kita bangun kedamaian, rajut kebersamaan, jaga persatuan dan kesatuan di Kota Bekasi, Maka akan menjadi suksesnya visi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan,” ucap dia.

Sementara itu, Wakil Walikota Tri Adhianto mengatakan, izin mendirikan bangunan untuk rumah ibadah, keperluan keagamaan, agar dapat diajukan kemudian diproses. Sehingga, tidak ada lagi yang kesusahan dalam proses perizinan.

“Selamat untuk PPKPPKB atas kesolidan dalam membangun Kota Bekasi yang penuh dengan multi etnik, yang bisa memajukan visi Kota Bekasi dalam kesuksesannya,” kata dia. (adv)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *