PemerintahanPeristiwaRagam

“SiPaksi” Pantau Perkara di Kejaksaan Kabupaten Bekasi Melalui Sistem Ini!

CIKARANG, ilookbekasi.id

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi memiliki terobosan baru. Untuk membuktikan komitmen transparansi, diluncurkan Sistem Informasi Pelayanan Satu Pintu Terintegritas atau SiPaksi.

Melalui sistem ini, warga kini dapat mengetahui perjalanan perkara yang ditangani Kejaksaan, mulai dari kasus yang tengah diselidiki hingga eksekusi yang dilakukan jaksa dari vonis yang dijatuhkan ke pengadilan. Saluran digital ini pun dapat diakses warga di manapun berada.

“Sejauh ada sinyal dan paket internet, silakan diakses. Ini bentuk keterbukaan kami,” kata Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Risman Tarihoran usai memimpin acara pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Cikarang Pusat, Kamis (10/01/2019).

Diungkapkan Risman, sistem ini merupakan bagian dari terobosan baru yang dilakukan Kejaksaan RI yang kemudian diterapkan hingga ke kejaksaan negeri. “Hari ini di seluruh kejaksaan tinggi di Indonesia dan di setiap kejaksaan negeri yang jadi ibu kota provinsi diluncurkan. Tapi khusus di Kejati Jawa Barat, SiPaksi diterapkan di semua kejaksaan negeri, termasuk di Kabupaten Bekasi,” ucap Risman.

Melalui sistem tersebut, warga bisa mengakses terkait perkara pidana umum, khusus hingga perdata. Selain itu, warga pun bisa membuat laporan kasus hukum melalui sistem tersebut tanpa harus datang ke kejaksaan. Di dalam platform tersebut, tersedia layanan Integrited Criminal Justice.

“Jadi setiap kasus yang ditangani itu dapat terintegrasi dengan pihak kepolisian, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan (Lapas). Jadi datanya, jalur serta tahapan kasusnya sudah sampai mana itu bisa kita lihat. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Kemudian dengan adanya Sipaksi, jadi warga tidak perlu bertemu jaksa, mereka tinggal mengakses aplikasinya saja,” kata dia.

Meski telah resmi diluncurkan, Risman mengakui, sistem tersebut masih dalam tahap penyermpurnaan. “Informasi digital akan diinput hari ini, meskipun belum sempurna tapi kami akan terus berupaya melakukan perbaikan demi perbaikan,” ucapnya.

Zona Integritas

Dalam kesempatan tersebut, Kejari Kabupaten Bekasi mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencanangan itu sebagai bagian dari pembenahan internal reformasi birokrasi.

Risman Tarihoran menuturkan penerapan zona integritas dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam upaya penegakan hukum yang bebas korupsi. Oleh karenanya, ia meminta kepada semua elemen untuk membantu mewujudkannya.

“Untuk mewujudkannya bukanlah hal mudah. Banyak godan sehingga kami juga meminta bantuan kepada seluruh stakeholder dan seluruh masyarakat termasuk rekan-rekan pers dan LSM untuk mewujudkannya,” kata Risman Tarihoran.

Menurut Risman, untuk menuju WBK dan WBBM di Kejaksaan ada enam bidang yang akan diperkuat pihaknya, seperti penataan SDM, Penguatan Tata Laksana, Peningkatan Layanan Publik, Penguatan Akuntabilitas, Peningkatan Pengawasan dan Manajemen Perubahan.

“Kami akan rapat terus untuk memperbaiki itu semua. Saya sudah keluarkan SK tentang perubahan birokrasi untuk zona integritas ini. Didalamnya nanti ada tim dan koordinator yang bertugas mengawasi serta melakukan evaluasi dan lain sebagainya,” kata dia. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *