PemerintahanPeristiwa

KPK Kembangkan Kasus Meikarta, Iwa Karniwa Jadi Tersangka?

CIKARANG, ilookbekasi.id

Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali membuka kasus suap Meikarta. Setelah menjaring mantan bupati Neneng Hasanah Yasin, pengembangan itu dikabarkan telah menetapkan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwan Karniwa sebagai tersangka. Benarkah demikian?

Kabar tersebut berawal dari beredarnya surat pemanggilan terhadap salah satu pegawai negeri sipil di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Volmentrad Sianturi. Surat dengan logo KPK itu bernomor SPGL/4562/DIK.01.00/23/07/2019.

Dalam surat tersebut, Volmentrad dipanggil untuk menemui penyidik atas nama Achmad Taufik Husein di Gedung KPK Jakarta pada Kamis 25 Juli 2019 pukul 10.00 kemarin.

KPK memanggil Volmentrad untuk dimintai keterangan terkait penjelasan substansi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten Bekasi tahun 2017. Permintaan keterangan saksi itu tertuang untuk tersangka Iwa Karniwa sebagai Sekda Jabar dan Bartholomeus Toto dari pihak Meikarta.

Pemanggilan itu dikonfirmasi Volmentrad saat diwawancarai wartawan. Dia mengaku dimintai keterangan KPK dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB namun selama rentang itu juga banyak waktu menunggunya.

“Saya datang dalam rangka memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi tersangka Iwa Karniwa. Selesai di-BAP saya langsung pulang,” ucapnya.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi baik dari KPK maupun pihak Iwa Karniwa. Namun, jika melihat persidangan pada kasus suap Meikarta jilid I dengan terdakwa Neneng dan kawan-kawan, nama Iwa Karniwa beberapa kali disebut. Iwa disebut menerima uang untuk kebutuhan dirinya mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jawa Barat. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *