BisnisHeadlinePemerintahan

Berinvestasi di Bekasi, Bupati: Pelaku Industri Harus Serap Tenaga Lokal

CIKARANG, ilookbekasi.id

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengingatkan komitmen pelaku industri agar turut menyerap tenaga kerja lokal. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja.

Perusahaan harus dapat bersama-sama mengambil bagian dan berkontribusi untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi.

“Permasalahan pengangguran ini bukan hanya masalah Kabupaten Bekasi. Tapi kita bersama juga dengan perusahaan bertekad, bagaimana ini semua dapat kita selesaikan,” kata Eka saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Deltamas, Cikarang Pusat, Selasa (2/7/2019).

Ini menjadi kunjungan kedua Eka ke kawasan industri. Hal ini dilakukan untuk menyosilaisasikan Perbup 9/2019 sekaligus mendorong komitmen langsung perusahaan terhadap tenaga kerja lokal.

Eka mengungkapkan, Kabupaten Bekasi merupakan daerah industri terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Dengan letak geografis yang sangat dekat dengan ibukota negara, Kabupaten Bekasi memiliki magnet tersendiri untuk investor.

Lebih lanjut, ada 10 kawasan industri di Kabupaten Bekasi yang menyumbang 34,46% modal asing nasional dan lebih dari 22% volume ekspor nasional.

Namun, dari data BPS pada tahun 2018, sebanyak lebih dari 1.760.000 angkatan kerja, baru terserap sekitar 1.400.000 tenaga kerja. Sehingga masih ada banyak lagi yang masih mencari kesempatan kerja.

Eka mengharapkan dengan adanya Peraturan Bupati ini, dapat membantu menyelesaikan masalah tenaga kerja yang ada di Kabupaten Bekasi, khususnya akan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kedepan kita harus membangun komunikasi dan silaturahmi yang nantinya kita bisa saling membantu. Kita ingin Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi kedepannya,” katanya.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Hotel Le Premier Deltamas, Cikarang Pusat ini dihadiri oleh pengelola kawasan industri Deltamas, Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi, Anggota LKS bipartit, serikat pekerja se-Kabupaten Bekasi, dan para perwakilan dari perusahaan-perusahaan di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC).

Sementara itu Head of operation Kota Deltamas, Robertus Satriotomo menyampaikan terima kasih dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati ini. Sebab, investor ingin lebih banyak suplai tenaga kerja yang handal dari warga lokal.

Para investor yang datang biasanya bertanya dari mana mereka bisa dapat tenaga kerja. Sehingga, mereka sangat ingin suplai tenaga kerja yang handal, terutama di lingkungan di mana pabrik itu berdiri. “Dari segi cost itu akan lebih murah dari pada mereka harus mendatangkan tenaga kerja dari luar,” ucapnya.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Hotel Le Premier Deltamas, Cikarang Pusat ini dihadiri oleh pengelola kawasan industri Deltamas, Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi, Anggota LKS bipartit, serikat pekerja se-Kabupaten Bekasi, dan para perwakilan dari perusahaan-perusahaan di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC).

Setelah memberikan sambutan, Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi melanjutkan kunjungan ke PT. Mitsubishi Motors Kramayudha Indonesia (MMKYI) sebagai salah satu penyerap tenaga kerja lokal terbanyak di Kawasan GIIC. (try)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *